JaUh PeRjaLaNAn LUas PeMaNdAnGaN
Selasa, 8 Jun 2010
Amalan Ayat & Surah Serta Kebaikannya
Barangsiapa membaca sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, nescaya terpelihara dari godaan dan gangguan syaitan, dari bencana manusia dan jin, daripada kecurian dan kebakaran, dan daripada kematian terkejut. Barang siapa membaca sebanyak 50 kali di hadapan orang yang zalim, hinalah dan masuk ketakutan dalam hati si zalim serta naiklah keberanian dan kehebatan kepada pembaca.
(2) SURAH AL-FATIHAH (Pembukaan)
Barangsiapa membacanya sebanyak 41 kali diantara sembahyang sunatnya, nescaya permintaannya di perkenankan, jika sakit lekas sembuh dan nescaya dikasihi oleh makhluk dan ditakuti oleh musuh. Barang siapa membaca 20 kali sesudah tiap-tiap sembahyang fardhu, nescaya rezkinya dilapangkan oleh Tuhan dan bertambah baik keadaannya, serta bercahaya rohaninya.
(3) AYAT AL-KURSI (Kekuasaan Allah)
Barangsiapa membacanya sekali selepas setiap sembahyang fardhu, nescaya terpelihara dari tipudaya dan ganguan syaitan.
Dengan membacanya, seorang yang miskin akan menjadi kaya, dan jika dibaca ketika hendak tidur nescaya akan terselamat dari kecurian, kebakaran dan kekaraman. Barangsiapa sentiasa membaca ayat Al-Kursi, nescaya Allah akan kurniakan kepada ahli rumahnya kebaikkan yang tidak terhitung banyaknya. Barangsiapa berwudhuk lalu membaca sekali, nescaya Allah akan meninggikan darjatnya setinggi 40 darjat dan Allah akan mendatangkan para malaikat menurut bilangan hurufnya, seraya berdoa untuk sipembaca sehinggalah ke hari Qiamat.
Dan tersebut dalam hadith yang lain : Barangsiapa membacanya ketika hendak tidur, nescaya Allah akan membuka pintu rahmat baginya hingga kesubuh, dan mengurniakan kota nur menurut bilangan rambut dibadannya. Jika sipembacanya meninggal dunia pada malam itu, ia dikira mati syahid.
Hadith yang lain mengatakan: Barangsiapa membacanya selepas setiap sembahyang fardhu, nescaya akan terpelihara dari kekerasan malakul-maut,, dan dia akan dibangkitkan bersama para Mujahid yang berjihad beserta para Anbiya hingga ia gugur mati Syahid.
Imam Jaafar Shadiq r.a. mengatakan: Barangsiapa membaca sekali, nescaya Allah akan menghindar darinya 1,000 kesukaran duniawi, yang terkecil sekali ialah kemiskinan dan kepapaan, dan 1,000 kesukaran ukhrawi, yang terkecil sekali ialah azab neraka.
(4) SURAH AL-BAQARAH (Sapi Betina)
Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surah ini (Amanarrasulu) sebelum tidur, ia akan terselamat dari segala bala bencana dan mara bahaya.
(5) SURAH ALI-IMRAN (Keluarga Imran)
Barangsiapa membaca tiga ayat yang pertama dari surah ini, Nescaya ia akan mencapai kesihatan dari segala penyakit dan terselamat dari gangguan jin.
(6) SURAH AN-NISSA' (Perempuan)
Barangsiapa yang membaca ayat yang ke 75 dari surah ini, nescaya ia akan terselamat dari kejahatan para penjahat.
(7) SURAH AL-MAIDAH (Hidangan)
Barang siapa membaca ayat yang ke 7 dari surah ini, sebanyak yang mungkin selama 3 hari berturut -turut, insya Allah akan terselamat dari was-was semasa wudhu dan sembahyang. Barang siapa membaca ayat 89 hingga ayat 101dari surah ini, keatas air lalu diberi minum kepada orang yang bercakap dusta, nescaya ia tidak akan bercakap dusta lagi.
(8) SURAH AL-AN'AM (Binatang Ternak)
Barang siapa membacanya sebanyak 7 kali, nescaya akan terhindar dari segala bala bencana. Jika ayat 63 dan 64 dari surah ini,dibaca oleh penumpang kapal, ia akan terselamat dari karam dan tenggelam.
(9) SURAH AL-A'RAAF (Benteng Tinggi)
Barang kali membaca ayat 23 dari surah ini, selepas tiap-tiap sembahyang fardhu, lalu beristighfar kepada Allah, nescaya akan terampun segala dosanya. Barang siapa membaca ayat 47 dari surah ini, ia akan terpelihara dari kekacauan para penzalim serta ia akan mendapat rahmat Allah.
(10) SURAH AL- ANFAL (Rampasan)
Barang siapa membaca ayat 62 dan 63 dari surah ini, nescaya dia akan di cintai dan dihormati oleh sekalian manusia.
(11) SURAH AL-BARAAH (AT-TAUBAH) (Pemutus perhubungan)
Barangsiapa membacanya, nescaya akan terselamat dari kemunafiqan dan akan mencapai hakikat iman. Barang siapa membaca ayat 111 dari surah ini, dikedai atau ditempat-tempat perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu.
(12) SURAH YUNUS (Yunus)
Barangsiapa membaca ayat 31dari surah ini, ke atas Perempuan yang hamil, nescaya ia melahirkan anak dalam kandungannya itu dengan selamat. Barangsiapa membaca ayat 64 dari surah ini, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk dan mengigau.
(13) SURAH AL-HUD (Hud)
Barang siapa membaca, nescaya ia akan mendapat kekuatan dan Kehebatan serta ketenangan dan ketenteraman jiwa. Barang siapa membaca ayat 56 dari surah ini, pada setiap masa, nescaya ia akan terselamat dari gangguan manusia yang jahat dan binatang yang liar. Barang siapa membaca ayat112 dari surah ini, sebanyak 11 Kali selepas tiap-tiap sembahyang, nescaya akan mencapai ketetapan hati.
(14) SURAH YUSUF (Yusuf)
Barang siapa membacanya, akan di murahkan rezekinya dan diberikan kemuliaan kepadanya. Barang siapa membaca ayat 64 dari surah ini, ia akan terhindar dari kepahitan dan kesukaran hidup.Barang siapa membac ayat 68 dari surah ini, nescaya Allah akan mengurniakan kesalehan kepada anak-anaknya.
(15) SURAH AR-RA'D (Petir)
Barang siapa membaca ayat 13 dari surah ini, ia akan terselamat dari petir. Dan barangsiapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya Penyakit jantungnya akan sembuh.
(16) SURAH IBRAHIM (Ibrahim)
Barang siapa membaca ayat-ayat 32 hingga 34 dari surah ini, nescaya anak-anaknya akan terhindar dari perbuatan-perbuatan syirik dan bida'ah.
(17) SURAH AL-IIIJ'R (Batu Gunung)
Barang siapa membaca 3 ayat yang terakhir dari surah ini, ke atas perempuan yang selalu anak kandungannya gugur, nescaya anak kandungannya itu akan terselamat, dari gugurnya.
(18) SURAH BANI ISRAIL (Anak-anak Israil)
Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang bercakap gagap insya Allah akan hilang gagapnya itu. Barang siapa membaca ayat 80 dari surah ini, ketika ia pulang dari perjalanan, nescaya dia akan dimuliakan dan dihormati oleh orang- orang yang setempat dengannya.
(19) SURAH AL-KAHF (Gua)
Barang siapa membacanya, akan terhindar dari kemiskinan dan kepapaan. Barang siapa membacanya pada malam Jumaat, nescaya dia akan mendapat rezeki yang murah.
(20) SURAH MARYAM (Maryam)
Barang siapa membacanya, nescaya akan mendapat kejayaan di dunia dan di akhirat.
(21) SURAH THAAHAA (Hai Manusia)
Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan mengurniakan kepadanya ilmu pengetahuan dan akan tercapai segala maksudnya. Barang siapa membaca ayat-ayat 25 hingga 28 sebanyak 21 kali, tiap-tiap hari selepas sembahyang subuh nescaya otaknya akan cerdas dan akalnya akan sempurna.
(22) SURAH AL ANBIYA (Nabi-Nabi)
Barang siapa membaca ayat 83 dari surah ini, nescaya dia akan mendapat sebesar-besar pangkat di sisi Allah s.w.t .
(23) SURAH AL-HAJ (Haji)
Barang siapa membacanya, Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.
(24) SURAH AL-MU'MINUN (Orang-orang Mukmin)
Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang selalu minum minuman keras,nescaya dia tidak akan meminumnya lagi. Barang siapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya perahunya akan terselamat daripada karam dan rumahnya akan terselamat dari kecurian dan serangan musuh.
(25) SURAH AN-NUUR (Cahaya)
Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk. Barang siapa membaca ayat 35 dari surah ini, pada hari Jumaat sebelum sembahyang Asar, nescaya dia akan disegani oleh orang ramai.
(26) SURAH AL-FURQAN (Pembaca)
Barang siapa membacanya sebanyak 3 kali ke atas air yang bersih, lalu air itu dipercikkan di dalam rumah, nescaya rumah itu akan terselamat dari gangguan binatang-binatang yang liar dan ular-ular yang bisa.
(27) SURAH ASY-SYU A'RA (Ahli-ahli Syair)
Barang siapa membaca ayat 130 dari surah ini, sebanyak 7 kali dengan senafas ke atas orang-orang yang digigit oleh binatang-binatang yang berbisa nescaya akan hilang bisa-bisa itu.
(28) SURAH AN-NAML (Semut)
Barang siapa membacanya nescaya nikmat-nikmat Allah akan kekal kepadanya.
(29) SURAH AL-QA-SHASH (Cerita)
Barang siapa membacanya ke atas pekerja-pekerjanya, nescaya Mereka tidak akan mencuri dan mengkhianat. Barang siapa membaca ayat-ayat 51 hingga 55 dari surah ini, Nescaya otaknya akan cergas, akalnya akan sempurna dan budi pekertinya akan halus.
(30) SURAH AL-ANKABUT (Labah-labah)
Barang siapa membacanya, nescaya demamnya akan sembuh. Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari gelisah dan keluh kesah.
(31) SURAH AR-RUM (Rum)
Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan membinasakan orang yang hendak menzaliminya.
(32) SURAH LUQMAN (Luqman)
Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari segala-gala penyakit terutama dari penyakit-penyakit perut. Barang siapa membaca ayat 31 dari surah ini, nescaya akan terselamat dari bencana banjir.
(33) SURAH AS-SAJ DAH (Sujud)
Barang siapa membaca ayat-ayat 7 hingga 9 dari surah ini, ke atas kanak-kanak yang baru lahir, nescaya ia akan terhindar dari segala- gala penyakit ruhani dan jasmani.
(34) SURAH AL-AHZAB (Golongan-golongan)
Barang siapa membaca ayat-ayat 45 hingga 48 dari surah ini, nescaya ia akan mendapat kemuliaan dan kehormatan sejati. Dan barang siapa membaca ayat-ayat 60 hingga 66 dari surah ini, nescaya Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.
(35) SURAH SABA' (Saba')
Dengan membacanya, terselamatlah ia dari segala-gala bala bencana, terutamanya dari rosaknya tanam-tanaman.
(36) SURAH FAATHIR (Pencipta)
Barang siapa membaca ayat-ayat 29 dan 30, nescaya Allah akan memberkati perniagaannya.
(37) SURAH YAASIIN (Hai Manusia)
Nabi kita Muhammad s.a.w bersabda : "Tiap-tiap sesuatu Mempunyai hati dan hati Al-Quran ialah surah Yaasiin." Yaasiin kerana Allah, nescaya akan terampun segala-gala dosanya kecuali dosa syirik.."
Dalam satu hadith yang lain Baginda s.a.w bersabda: "Hendaklah kamu membaca surah Yaasiin ke atas pesakit-pesakitmu yang menghadapi sakaratul-maut, nescaya Allah s.w.t akan meringankan kekerasan sakaratul-maut itu."
Dalam satu hadith yang lain pula Baginda s.a.w bersabda: "Aku ingin benar, agar surah Yaasiin ini dihafaz oleh tiap-tiap umatku."
Barang siapa membacanya sebanyak 41 kali, pasti akan tercapai segala hajat dan cita-citanya.
Barang siapa membacanya sebanyak 21 kali pada malam Jumaat, lalu berdoa istghfar untuk kedua ibu bapanya, nescaya dosa kedua ibu bapanya akan diampunkan oleh Tuhan.
Barang siapa membaca sekali ketika membuka kedai atau perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu.
Barang siapa membacanya sekali pada awal malam, andaikata ia mati pada malam itu, mesti ia mati syahid.
Barang siapa membacanya sekali selepas tiap-tiap sembahyang Jumaat, nescaya ia akan diselamatkan dari siksa kubur.
Jika dibacanya oleh seorang askar, ketika ia hendak turun kemedan peperangan, Allah akan mengurniakan kepadanya keberanian dan kegagahan, serta naiklah ketakutan pada musuh-musuhnya.
Hikmat-hikmat dan khasiat-khasiat surah Yaasiin ini banyak benar didapati di dalam kitab-kitab hadith tetapi cukuplah setakat ini untuk diamal oleh anda sekalian.
(38) SURAH ASH-SHAAFFAAT (Yang Berbaris)
Barang siapa membacanya, insya Allah in akan terpelihara daripada gangguan jin.
(39) SURAH SHAAD (Shaad)
Dengan membaca ayat 42 dari surah ini, nescaya akan mendapat kebahagian sejati. Insyallah rakan- rakan semua akan mendapat berkat
Rabu, 26 Mei 2010
AYAT SURAH AS-SYAMS (1-15)
PENDAHULUAN
Surah ini adalah surah makkiyah yang mengandungi 15 ayat. Surah ini dinamakan al-syams (matahari) kerana pada permulaan surah ini Allah s.w.t. bersumpah dengan matahari yang terang lagi menyinari seluruh ufuk dikala siang. Surah ini berkisar sekitar dua perbahasan utama iaitu: Allah bersumpah dengan ciptaan alam ini yang hebat samaada dialam maya ataupun bumi, dan perantaraan untuk memikirkan kehebatan ini adalah jiwa manusia itu sendiri. Manusia memainkan peranan penting dalam membersihkan jiwa dan membiasakan dengan akhlak mulia supaya ia berjaya dan terselamat. Sekiranya manusia cuai dan membiarkan jiwanya mengikuti nafsunya maka ia akan rugi. Yang keduanya ialah Allah s.w.t. menampilkan contoh dalam hal ini dengan kaum thamud, iaitu kaum yang membiarkan jiwa mereka kotor.
Mereka cuai mengasuhnya (jiwa mereka). Mereka menurut kemahuan nafsu yang bermaharajalela. Akibatnya mereka ditimpa oleh hukuman-hukuman Allah yang keras dan Allah membinasakan mereka didunia ini lagi.
AYAT SURAH AS-SYAMS
( perkara ini dapat dilihat melalui ayat dalam surah al-Araf, ayat 73-74).
Selasa, 11 Mei 2010
masalah-masalah haid wanita
Pada zaman yang serba maju dan moden ini, banyak masalah-masalah yang berlaku dikalangan wanita-wanita dan golongan remaja perempuan. Hal ini berlaku kerana pergaulan tanpa batasan. Kaum wanita, walaupun sudah berjaya dalam kerjaya masing-masing namun mereka tidak mengetahui masalah-masalah semasa yang berkaitan dengan hidup mereka. Diantara permasalahan yang kurang pendedahan dikalangan wanita adalah yang berkaitan dengan haid. Permasalahan ini merupakan hal yang sangat penting. Ini kerana dengan haidlah wanita dapat mengetahui dirinya sudah baligh
Haid adalah proses yang dialami oleh kaum wanita. Haid ialah sebagai tanda seseorang wanita itu sihat dan normal. Haid juga menandakan bahawa seseorang wanita itu subur dan sudah bersedia untuk hamil.
DEFINISI HAID
Dari segi bahasa, kata haid ialah masdar (infinite noun) dari kata haadha yang ertinya mengalir. Jika disebutkan perempuan haid ertinya perempuan yang darahnya mengalir. Kata tunggal dari haid itu adalah haydhah, sedangkan jamaknya adalah haidh atau haydhaat, sedangkan hiyadh adalah darah haid.
Dari segi istilah yang dimaksudkan dengan haid ialah darah alami yang keluar dari perempuan sihat tanpa adanya sebab melahirkan, darah ini berasal dari dasar rahim yang biasa dialami oleh kaum perempuan jika dia telah baligh pada waktu-waktu tertentu.
Al-Qurthubi menambahkan dalam tafsirnya sedangkan darahnya yakni darah haid itu adalah darah yang kental berwarna kehitaman. Jika ini terjadi maka seorang wanita hendaklah solat dan puasa.
Erti haid menurut bahasa ialah mengalir.
Menurut syarak ialah darah tabi’e (semulajadi) yang disebabkan oleh sifat-sifat atau tabiat yang selamat (normal) yang keluar dari pangkal rahim perempuan selepas ia baligh dengan cara yang betul dan pada tetentu.
Perkara-perkara yang diharamkan ketika haid
Banyak perkara-perkara yang diharamkan kepada perempuan ketika datang haid iaitu membaca Al-Quran. Dalam hal membaca Al-Quran, bagi orang yang junub dan haid menyatakan ia adalah haram baik membaca sedikit mahupun banyak hingga beberapa ayat. Perkara yang kedua ialah iaitu menyentuh Al-Quran dan membawanya. Kebanyakan ulama’ berpendapat bahawa seorang perempuan yang sedang haid tidak dibenarkan untuk membaca Al-Qur’an.
Selain itu perempuan yang datang haid diharamkan mendirikan sembahyang sama ada sembahyang wajib mahupun sunat, dan tidak pula sah sembahyangnya. Ia tidak wajib bersembahyang melainkan ia mendapat waktu sembahyang sekadar satu rakaat lengkap, maka diwaktu itu wajiblah ibadat sembahyangnya ke atasnya sama ada ia mendapat waktu itu pada awal ataupun diakhirnya. Puasa juga adalah haram bagi mereka ini sama ada puasa wajib atau puasa sunat tetapi wajib ke atasnya menggantikan puasa yang telah ditinggalkan. Apabila didatangi haid diwaktu sedang berpuasa, maka batallah puasa itu walaupun haid itu datang sebentar sebelum matahari jatuh. Maka wajiblah menqada’kan puasa itu jika ianya puasa wajib. Apabila seorang wanita merasa peredaran haidnya sebelum matahari jatuh tetapi haidnya tidak keluar kecuali setelah matahari jatuh, maka puasanya adalah sempurna. Apabila naik fajar dalam keadaan berhaid, maka tidak sah puasanya ada siang hari itu walaupun setelah naik fajar sebentar ia suci.
Apabila ia suci sebelum terbit waktu fajar lalu berpuasa, maka sahlah puasanya walaupun ia belum mandi kecuali setelah naik fajar. Sama juga dengan orang yang berjunub berniat puasa setelah mandi junub kecuali setelah naik fajar maka puasanya sah. Tawaf juga diharamkan ke atas perempuan yang sedang haid bertawaf di Baitullah sama ada tawaf wajib atau sunat maka tidak sah tawafnya. Adapun lain-lain cara ibadat Haji dan Umrah bolehlah dikerjakan dalam masa haidnya.Maka oleh kerana itu, apabila ia bertawaf dalam masa suci kemudian kedatangan serta merta selepasa tawaf atau diwaktu ia sedang bersa’ei maka tidaklah mengapa atasnya. Manakala kewajipan bertawaf Wida’ gugur atas wanita yang berhaid, adapun Tawaf Haji dan Umrah tidak gugur bahkan hendaklah ia bertawaf apabila ia telah suci dari haid.
Menetap atau berhenti dalam masjid perempuan sedang haid diharamkan tinggal menetap di dalam masjid sehinggalah di tempat sembahyang hari raya pun (mushalla dan seumpamanya) haram juga ia tinggal di situ. Dalam hubungan kelamin (bersetubuh) si suami haram bersetubuh dengan isterinya yang sedang dalam keadaan haid dan haram pula isterinya membenarkan suaminya bersetubuh dengannya.
Haram bagi suami mentalakkan isterinya yang sedang berkeadaan haid. Mentalakkan isteri yang sedang dalam keadaan haid adalah haram dan dikira suatu bid’ah. Tiap-tiap bid’ah itu adalah sesat. Demikian pula haram mentalakkan isteri dalam keadaan suci yang telah dicampurinya. Adapun talak sunat ialah menceraikan isteri semasa suci yang belum dicampurinya denagn talak satu.
Apakah seorang wanita yang mengandung datang haid?
Ulama’ Mazhab Maliki dan Syafi’i, mengikut pendapat Mazhab Jadid yang azhar menyatakan bahawa seorang wanita yang mengandung kadang-kadang datang dan ada kalanya didatangi darah sehinggalah ke peringkat akhir mengandung. Pada kebiasaannya orang yang mengandung tidak didatangi haid.
Berapakah usia wanita yang mungkin sudah megeluarkan darah haid?
Batas usia wanita yang mengeluarkan darah haid ialah sembilan tahun (batas maksimum sembilan tahun kurang lima belas hari) jika terdapat wanita yang usianya sembilan tahun kurang enam belas hari keatas mengeluarkan darah, maka darah itu bukan darah haid tetapi darah istihadah.
Berapakah umur wanita yang telah berhenti dari haid?
Wanita yang berhenti dari haid bila berumur enam puluh dua tahun. Dan usia ini disebut sinnul ya’si (umur berhenti dari haid ). Demikian ini yang banyak berlaku bagi wanita.
Bagaimanakah hukumnya jika keluarnya darah itu tidak berterusan atau henti-henti?
Jika selama lima belas hari lima belas malam keluarnya darah yang terhenti-henti itu dikumpulkan sudah ada waktu dua puluh empat jam, maka darah itu adalah darah haid. Tetapi jika belum ada waktu dua puluh empat jam maka darah itu bukan darah haid tetapi disebut darah istihadah.
Berapakah lazimnya masa suci itu?
Lazimnya yang terjadi di kalangan wanita masa haid itu enam hari enam malam.
Berapa harikah paling sedikitnya keluar darah haid?
Darah haid paling sedikit keluar selama sehari semalam dan keluarnya darah secara langsung. Terdapat juga dengan terputus-putus asal sudah ada waktu dua puluh empat jam(sehari semalam). Untuk mengetahui langsung atau tidaknya darah itu keluar ialah dengan memasukkan kapas ke dalam faraj. Bila kapas itu kelihatan basah oleh darah maka darah itu masih keluar meskipun tidak menitis.
Bilakah tempoh berlakunya haid?
Tempoh berlakunya haid ada tiga iaitu tempoh paling pendek, tempoh paling panjang dan tenpoh yang ghalib iaitu tempoh yang menjadi kebiasaan kebanyakkan wanita. Tempoh yang paling pendek ialah satu hari satu malam, dan tempoh yang paling panjang ialah lima hari lima belas malam. Manakala tempoh ghalib(kebiasaan) iaitu enam atau tujuh hari. Sekurang-kurangnya waktu suci ialah lima belas hari dan tidak ada had tertentu bagi tempoh panjangnya. Ini kerana sesetengah wanita tidak didatangi haid dalam tempoh setahun atau dua tahun bahkan beberapa tahun.
Tempoh pemerhatian ini berdasarkan kepada peristiwa-peristiwa yang berlaku kerana ia boleh di jadikan sandaran dalam menentukan tempoh tersebut. Darah istihadah ialah darah yang keluar dari satu urat yang terletak di bawah rahim yang dikenali sebagai al-aazil darah ini membatalkan wudhuk tetapi tidak mewajibkan perempuan itu mandi dan tidak wajib meninggalkan sembahyang serta puasa. Perempuan yang keluar darah istihadah hendaklah berwudhuk setiap kali hendak sembahyang.
Bilakah masa suci antara dua haid?
Sekurang-kurangnya masa suci antara dua darah haid, 15 hari dengan malamnya.dan tudak ada batasan bagi panjang masanya.Jika seorang wanita datang haidnya 7 hari, lalu terputus darah haid itu selama 10 hari, kemudian keluar darah lagi, m
Maka darah itu dinamakan darah istiadah. Sebab tiada berlaku masa suci antara dua haid 15 hari.
Berapa lamakah keluar darah haid?
Paling lama keluarnya darah haid ialah lima belas hari lima belas malam baik secara berterusan atau tidak.
Berapa harikah paling sedikitnya keluar darah haid?
Darah haid paling sedikit keluar selama sehari semalam dan keluarnjya darah secara langsung. Terdapat juga dengan terputus-putus asal sudah ada waktu dua puluh empat jam.
Siapakah Mutahayyirah?
Al-Mutahayyirah menurut istilah fuqaha ialah orang istihadah yang berterusan keluar darah. Dia sudah lupa berapa lama kebiasaannya haid, dia lupa bilangan harinya apakah di awal bulan atau di akhir bulan dan sebagainya.
Disebut Al-Mutahayyirah kerana ragu atau bingung menghadapi keadaannya. Ada yang menyebutnya dengan istilah Mutabah dan ada yang menyebutnya Mubtalah.
Para ulama’ fikah masing-masing turut mengkaji hukumnya supaya orang yang menghadapi masalah seperti itu tahu melaksanakan kewajipannya seperti solat, puasa dan sebagainya. Ertinya supaya orang yang mengalami seperti itu, jika dia beramal, dia berada di jalan yang betul.
Haid adalah sesuatu perkara yang ditetapkan Allah s.w.t. kepada kaum wanita. Allah s.w.t. menjadikan haid itu bagi kaum wanita sememangnya sesuai dengan fitrah mereka. Sesuai dengan tubuh mereka, sesuai dengan watak dan naluri mereka. Haid itu diciptakan Allah sesuai dengan organ tubuh mereka yang sememangnya sudah disiapkan untuk dapat mengeluarkan telur, untuk hamil dan sebagainya.
Usia Bermulanya Haid
Yang dimaksudkan disini ialah umur seseorang wanita itu didatangi haid. Maksudnya wanita yang sudah berumur sembilan tahun sudah termasuk wanita dan sudah mungkin didatangi haid. Sembilan tahun adalah ukuran minimum seseorang wanita didatangi haid. Tidak ada orang yang haid dibawah usia sembilan tahun. Menurut satu pendapat ini jugalah batasan seseorang itu dapat hamil, melahirkan dan sanggup mengasuh anak.
Wanita yang sudah berumur sembilan tahun apabila dia melihat darah keluar dari kemaluannya, bererti darah itu dihukumkan sebagai darah haid. Kalau darah itu disahkan haid, bererti dia sudah dianggap baligh atau mukalaf. Bererti dia sudah wajib mengerjakan segala yang fardhu kepada orang muslim, seperti solat, puasa, zakat, haji dan sebagainya. Sedangkan wanita yang didatangi darah sebalum usia sembilan tahun bererti dianggap sebagai darah kerana adanya sesuatu penyakit.
Ada orang yang sudah berumur dua puluh tahun belum dating haid dan ada juga yang berumur lapan belas tahun.
PENDALILAN
ويسئلونك عن المحيض, قل هو أذى فاعتزلوا النساء فى المحيض, ولا تقربوهن حتى يطهرن, فاذا تطهرن فأتوهن من حيث أمركم الله.
Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: Haid itu adalah kotoran, oleh itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita (tidak menyetubuhi) ketika haid, dan jangan kamu mendekati mereka sebelum suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka ditempat yang diperintah oleh Allah kepada kamu. (surah al-Baqarah: 222)
فاذا أقلت الحيضة فدعى الصلاة, واذا أدبرت فأغسلي عنك الدم وصلى
Apabila haid datang maka tinggallah sembahyang dan jika ia pergi (berhenti) maka (bersihkanlah dirimu) dengan mandi daripada darah tersebut dan sembahyanglah. (al-Bukhari (226) dan muslim (33)).
من أتى حائضا أو امرأة فى دبرها, أو كاهنا فيصدق بما يقوله, فقد كفر بما أنزل على محمد
“ Barang siapa yang melakukan hubungan kelamin dengan isterinya yang sedang haid, atau melakukan senggama melalui dubur, atau mendatangi seorang dukun, kemudian ia membenarkan apa yang dikatakannya, maka ia telah kufur terhadap apa (agama) yang diturunkan kepada manusia”.( hadis riwayat Tirmidzi)
أذا كان دم الحيضة, فانه دم أسود يعرف
“ Apabila darah itu haid, maka darahnya berwarna hitam yang telah dikenali oleh kaum wanita”.(Hadis Riwayat Abu Daud dari Fatimah binti Abi Hubays)
Pada zaman sekarang, pelbagai permasalah yang berkait rapat dengan wanita diantanya ialah masalah yang berkaitan dengan haid. Masalah berkaitan dengan haid tidak boleh dipandang remeh oleh wanita kerana ianya boleh menimbulkan masalah kepada diri wanita itu sendiri. Contohnya tenpoh haid dan permasalahan dengannya. Mengikut peredaran zaman sekarang ramai wanita yang berkerjaya.
Dengan ini dapatlah mengetahui apa itu haid, perkara-perkara yang diharamkan ketika haid, masalah-masalah semasa yang dihadapi bagi wanita yang dating haid dan lain-lain.
BIBLIOGRAFI
1) Tafsir Wanita, Syaikh Imad Zaki Al-Barudi, Pustaka Al-Kautsar, Cetakan Pertama 2004, Halaman82.
2) Hak Dan Kewajipan Wanita Menurut Islam , Abdullah Bin Jarullah Bin Ibrahim Al-Jarullah, Al-Hidayah Publishers, Cetakan Pertama 2000, Halaman 153-160.
3) Soal Jawab Fekah Mazhab Syafie, Sayyid Na’imullah, Pustaka Jiwa Sdn.Bhd, Cetakan 2002, Halaman 80-82
4) Fiqah Wanita,, Muhammad Bin Salim Bin Hafizh, Pustaka Nasional Singapura, Cetakan Pertama 2005, Halaman 35.
5) Kitab Fikah Mazhab Syafie, Dr. Mustofa Al-Khin, Dr. Mustofa Al-Bugho & Ali Asy-Syarbaji, Pustaka Salam Sdn. Bhd., Cetakan Pertama 1998.
6) WANITA Permasalahan Haid, Nifas & Istihadah Berdasarkan Tinjauan Fekah Dan Perubatan, Muhammad Shah Ramadhan, Pustaka Jiwa Sdn. Bhd, Cetakan 2002.
7) Fiqh Dan Perundangan Islam, Wahbah Al-Zuhaili, Dewan Bahasa Dan Pustaka Kuala Lumpur, Cetakan Ke 3: 1997.
8) Hukum-Hukum Haid Dan Nifas, Ibnu Taslim, Al-Hidayah Publishers, Cetakan Pertama 1997.